BREAKING NEWS

Category 5

Category 6

Category 7

Category 1

Category 2

Category 3

Category 4

Sabtu, 25 Januari 2014

Pengungsi Korban Banjir di Demak Mulai Kembali ke Rumah

Sebagian pengungsi korban banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah kembali ke rumah. Sebab, air yang menggenangi kawasan rumah mereka perlahan mulai surut.

Menurut keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, jumlah pengungsi yang tersebar di enam desa, telah berkurang. "Pengungsi menurun menjadi 5.198 jiwa," terangnya kepada Metrotvnews.com, Minggu (26/1) pagi.

Meski bagitu, Sutopo menyebut, posko bantuan dan dapur umum untuk pengungsi tetap didirikan.

Perlu diketahui, sebanyak empat kabupaten di wilayah Jawa Tengah dilanda banjir. Di antaranya Jepara, Pati, Kudus, dam Demak. Di Jepara, pengungsi berjumlah 32.581 jiwa. Sementara di Pati, jumlah pengungsi sebanyak 14.559 jiwa.

Sementara itu, terjangan air banjir di kawasan Demak, Jawa Tengah, terutama di wilayah Sayung, Demak, terus meluas. Selain menggenangi permukiman, banjir juga merendam pabrik-pabrik di kawasan tersebut.

Banjir dengan ketinggian lebih dari setengah meter membuat karyawan dan buruh pabrik diliburkan. Air banjir juga merendam kantor Kepolisian Sektor Sayung. Meski banjir, pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Terjangan banjir kali ini terbilang cukup besar. Jalur Pantura Sayung, Demak, yang sebelumnya tidak pernah kebanjiran, saat ini terendam. Panjang jalan yang terendam mencapai hingga 1 kilometer.

Dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, rekayasa jalan dengan pengalihan arus lalu lintas diberlakukan.

"Banjir membuat Jalan Raya Sayung mengalami kemacetan. Selain itu, banjir juga masih ada di Jalan Raya Kaligawe, Semarang," kata Kapolsek Sayung, AKP Bambang S.

Banjir di kawasan itu membuat kendaraan yang menuju Jakarta maupun Solo dan Yogyakarta diminta menghindari Kota Semarang. Pengguna jalan diminta untuk melalui Tol Kaligawe

Banjir di Panturan Kudus sudah mulai Surut

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, akibat banjir di wilayah Kudus, Jawa Tengah setidaknya saat ini jumlah pengungsi akibat kediamannya terendam banjir mencapai 13.909 jiwa. Para pengungsi tersebut tersebar di 49 titik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Sabtu (25/1) malam,longsor sebelumnya terjadi di Kabupaten Kudus di Perbukitan Dukuh Kembangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog. Akibat longsor tersebut menewaskan 12 orang dan dua orang dinyatakan hilang. 

Kapolres Kudus, Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Murdoko, menjelaskan, kemacetan sudah mulai dapat diurai. Ketinggian banjir di depan Terminal Induk Kudus yang sebelumnya mencapai 1 meter lebih, pagi ini sudah turun hingga 50 cm.

"Truk dan kendaraan jenis besar sudah bisa melintas. Sementara kendaraan kecil masih kami larang melintas," katanya.

Dari pantuan, truk-truk dan kendaraan besar dari arah Kudus menuju Demak sudah dapat melintas. Sementara lalu lintas dari arah sebaliknya, masih ditutup. 

"Kendaran kecil masih kami arahkan untuk melalui jalur alternatif. Seperti jalur Welahan-Jepara, yang sudah dapat dilalui," katanya. 

Ditambahkan Bambang, pengurukan dengan batu kricak dan pasir di lajur yang tergenang banjir terus dikebut. Dengan pengurukan, jalur darurat ini akan dibuat lebih tinggi agar bisa dilalui kendaraan. 

Peninggian jalan dilakukan di Jalan Agil Kusumadya yang sejak Selasa lalu tergenang banjir. Jalan ditimbun dengan ketebalan hingga 70 cm. Penimbunan membutuhkan 500 rit material batu kricak.

"Mulai dari jalur Lingkar Kencing hingga pertigaan Terminal Induk Jati Kudus. Lebar jalan yang ditinggikan mencapai 6 meter," kata Bambang lagi.

Rekayasa jalur darurat ini dibuat sebagai langkah untuk mengurai kemacaten di jalur Pantura Kudus akibat banjir. Pemkab setempat bersama dinas terkait terus berkoordinasi dengan pihak Polri dan TNI untuk bantu memprioritaskan perjalanan bagi truk-truk pengangkut BBM, elpiji dan sembako.
 
Copyright © 2013 Blora Mustika
Powered byBlogger